Akhiri Pembekalan KKN 2025, STIQ Wali Songo Cetak Mahasiswa Siap Mengabdi dan Belajar dari Masyarakat
Situbondo, 10 Oktober 2025 — Rangkaian kegiatan Pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) 2025 Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Wali Songo Situbondo resmi berakhir pada Jumat (10/10/2025). Kegiatan yang berlangsung selama sepuluh hari ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa untuk memperkuat kesiapan spiritual, sosial, dan intelektual sebelum diterjunkan ke lokasi pengabdian.

Selama pelaksanaan, peserta mendapatkan berbagai materi yang dirancang untuk membentuk kemampuan adaptasi, komunikasi, dan pemberdayaan masyarakat. Pembekalan mencakup topik-topik utama seperti strategi dakwah berbasis komunitas, manajemen lembaga pendidikan, analisis dan rekayasa sosial, fiqih kemasyarakatan, serta keterampilan public speaking.
Selain itu, mahasiswa juga dikenalkan pada penggunaan aplikasi digital pendukung kegiatan lapangan serta pengenalan sistem posko dan orientasi lapangan sebagai bagian dari persiapan teknis menuju masa pengabdian.

Setiap sesi pembekalan menekankan pada output yang jelas — mulai dari kemampuan menyusun program berbasis analisis sosial, mengelola kegiatan dakwah sesuai konteks lokal, hingga meningkatkan kepercayaan diri dalam menyampaikan pesan di forum masyarakat.

Puncak pembekalan berlangsung khidmat dengan tausiyah penutup dari Pengasuh Pondok Pesantren Wali Songo, KHR. Kholil As’ad Syamsul Arifin. Dalam amanatnya, beliau menegaskan pentingnya menjaga niat dalam menjalankan KKN sebagai proses belajar dari masyarakat, bukan sekadar mengajar atau menyalurkan bantuan.

“Ada saatnya kita menjadi gayung untuk mengambil ilmu, dan ada saatnya menjadi gentong untuk memberikan ilmu,” pesan KHR. Kholil As’ad, mengibaratkan keseimbangan antara belajar dan berbagi dalam kehidupan sosial.

Beliau mengajak mahasiswa agar hadir di tengah masyarakat dengan kerendahan hati, mempelajari nilai-nilai lokal, dan meneladani kehidupan warga sebagai bagian dari proses pengabdian yang sejati.
Dengan berakhirnya kegiatan pembekalan ini, mahasiswa STIQ Wali Songo Situbondo dinyatakan siap untuk diterjunkan ke berbagai lokasi KKN di wilayah Situbondo dan sekitarnya.
Pembekalan yang telah dilalui diharapkan mampu menumbuhkan semangat pengabdian berbasis nilai Qur’an dan hadis, membentuk mahasiswa yang tidak hanya cerdas secara akademik tetapi juga tangguh, empatik, dan solutif dalam menghadapi dinamika sosial di masyarakat.

Rangkaian pembekalan KKN 2025 ini menjadi cerminan komitmen STIQ Wali Songo Situbondo dalam melahirkan generasi yang siap mengamalkan ilmunya di tengah masyarakat. Dengan bekal spiritual dan sosial yang kuat, para peserta kini bersiap menjalani fase nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi — mengabdi, belajar, dan memberi manfaat bagi umat.




