PEMAKNAAN AL-FAWZ DALAM ALQUR’AN PERSPEKTIF TAFSIR IBNU KATSIR (KAJIAN SEMANTIK JOHN LIYONS)

Authors

  • Muhammad Afif Fadliy

Abstract

Penelitian ini mengkaji pemaknaan istilah al-Fawz dalam Al-Qur’an sebagai konsep kemenangan hakiki melalui analisis medan makna dan konteks penggunaannya, serta penafsiran Ibn Kathīr terhadap ayat-ayat yang memuat istilah tersebut. Permasalahan utama penelitian ini berfokus pada bagaimana makna al-Fawz dibentuk dalam wacana Qur’ani dan bagaimana tafsir klasik memaknai konsep kemenangan dalam perspektif teologis Islam. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif berbasis studi kepustakaan dengan mengintegrasikan pendekatan semantik kontekstual John Lyons dan analisis tafsir bi al-ma’tsūr, khususnya Tafsīr al-Qur’ān al-‘Aẓīm karya Ibn Kathīr. Data penelitian berupa ayat-ayat Al-Qur’an yang mengandung lafaz al-Fawz beserta penafsiran Ibn Kathīr dianalisis melalui relasi makna paradigmatik, sintagmatik, dan konteks wacana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara konsisten lafaz al-fawz dalam Al-Qur’an merujuk pada kemenangan eskatologis yang berkaitan erat dengan keselamatan akhirat, rida Allah, dan keberhasilan iman. Makna ini dibentuk oleh konteks linguistik dan kolokasi yang bersifat ukhrawi, serta diperkuat oleh penafsiran Ibn Kathīr yang berbasis pada hadis Nabi, atsar sahabat, dan asbāb al-nuzūl. Namun, penelitian ini menemukan pengecualian signifikan pada QS. al-Nisa’: 73, di mana lafaz fauzan ‘adhīmā justru merepresentasikan kemenangan materialistik dan ambisi pragmatis kaum munafik terhadap harta rampasan duniawi. Pengecualian tersebut menegaskan bahwa dalam diskursus Al-Qur’an, makna al-fawz dapat mengalami pergeseran semantik dari nilai sakral-transenden menjadi profan-duniawi ketika disandarkan pada subjek yang memiliki distorsi iman. Dengan demikian, hakikat kemenangan sejati dalam Al-Qur'an tetap bersifat eskatologis, sementara penggunaan istilah tersebut dalam konteks material berfungsi sebagai kritik terhadap pandangan hidup kaum munafik.

References

Aceng Ruhendi Saifullah. Semantik Dan Dinamika Pergulatan Makna. Bumi Aksara, 2021.

Aditya, Annisa Fatma, and Jauhar Nafi Istbat. “Metodologi Tafsir Ibnu Katsir Dan Tafsir Jawahirulqur’an: Kajian Komparatif Dan Urgensinya Dalam Memahami Makna Al-Qur’an Di Era Kontemporer.” JUTEQ: Jurnal Teologi & Tafsir 2, no. 3 (2025): 672–80.

Akrom, Muhammad Fatih Kanzul, Mahfud Mahmudi, Muhammad Fatkhur Rasyid, Abdullah Yusuf Mushthofa, and Fayiz Yan Avicena. “Analysis of the Meaning of Da’aa in the Interpretation of Ibn Kathir and As-Sa’di with the Approach of Wujuh Wa Al-Nadhoir and Toshihiko Izutsu’s Semantics.” Bulletin of Islamic Research 1, no. 3 (2023): 251–72.

Al-Munir. “Konsep Al-Fauz Dalam Kehidupan Akhirat (Studi Komparatif Antara Tafsir,” n.d.

Al-sofi, Kholood. “Semantic Prosody in the Qur’an” 6, no. 2 (2014): 109–20. https://doi.org/10.5296/ijl.v6i2.5416.

Aruf, Thohir. “Metode Penafsiran Ibn Kathîr Dalam Tafsîr Al-Qur’ân Al-’Azim.” Mutawatir: Jurnal Keilmuan Tafsir Hadith 1, no. 1 (2011): 16–30.

Atabik, Ahmad. “Teori Makna Dalam Struktur Linguistik Arab Perspektif Mufasir Masa Klasik.” Jurnal Theologia 31, no. 1 (2020): 65–86.

Azima, Fauzan. “Semantik Al-Qur’an (Sebuah Metode Penafsiran).” TAJDID: Jurnal Pemikiran Keislaman Dan Kemanusiaan 1, no. 1 (2017): 45–73.

Azizah, Shabrina Farah, and Khabibi Muhammad Luthfi. “Perubahan Makna Kata Faricha Dalam Al-Qur’an (Kajian Semantik Kontekstual).” El-Ibtikar: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab 12, no. 2 (2023): 162–74.

Barael, V, and V Barael. “Semantik Dalam Ranah Teologi: Analisis Makna Dalam Teks-Teks Suci.” Jurnal Ilmiah Kajian Multidisipliner 9, no. 1 (2025).

Dozan, Wely. “Analisis Pergeseran Shifting Paradigm Penafsiran: Studi Komparatif Tafsir Era Klasik Dan Kontemporer.” Jurnal At-Tibyan: Jurnal Ilmu Alqur’an Dan Tafsir 5, no. 1 (2020): 38–56.

Guspidawati, Lenny, Akmal Abdul Munir, and Suja’i Sarifandi. “Metodologi Dan Corak Penafsiran Ibnu Katsir Terhadap Ayat-Ayat Munakahat Dalam Tafsir Al-Qur’an Al-Azhim.” Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum 3, no. 6 (2025): 11625–35.

Halil, R, H P Amalia, S A Siregar, R Rahmadhani, W Hidayati, and A Agustiar. “Jenis-Jenis Makna Dalam Kajian Semantik Bahasa Arab.” Jurnal Pendidikan Tambusai 8, no. 3 (2025): 51435–40.

Ibn Kathīr, Ismā‘īl ibn ‘Umar. Tafsīr Al-Qur’ān Al-‘Aẓīm. Vol. 2. Riyadh: Dār Ṭayyibah, 1999.

Imaduddin, Ihsan, and Eni Zulaiha. “Manhaj Tafsir Al-Qur’an Al-Azhim Karya Ibnu Katsir Dalam Menafsirkan Surat Al-Ma’un.” Al Burhan: Jurnal Kajian Ilmu Dan Pengembangan Budaya Al-Qur’an 23, no. 01 (2023): 113–22.

Ismail, Ahmad. “Exploring New Arabic Semantic Paradigms For Understanding The Quran Addressing Interpretive Gaps and Hidden Meanings.” Ijaz Arabi Journal of Arabic Learning 7, no. 3 (2024).

Khaadijah, Miffah, and Bashori Bashori. “Semantik Al-Qur’an: Memahami Nuansa Makna Nafs Melalui Pendekatan Semantik Leksikal Dan Kontekstual.” Jurnal Intelek Insan Cendikia 2, no. 6 (2025): 10748–56.

Lyons, John. Linguistic Semantics: An Introduction. Cambridge University Press, 1995.

Meliani, Fitri, Tami Dewi Puspa Rahayu, and Eni Zulaiha. “Metode Tafsir Tahlili Dalam Menafsirkan Al-Qur’an: Analisis Pada Tafsir Ibnu Katsir.” Al-Ibanah 10, no. 1 (2025): 28–41.

Mohamad, Roslan, and Suhaimi Mhd Sarif. “The Concept Of Al-Falah ( Holistic Success ) As A Factor In Creating A Sustainable Competitive Advantage Of Yayasan Dakwah Islamiah” 9, no. 38 (2024): 111–31. https://doi.org/10.35631/IJLGC.938009.

Muhammad Iqbal. Linguistik Umum. Syiah Kuala University Press, 2017.

Putra, Arifdo, Syofyan Hadi, and Asrina Asrina. “Pemahaman Kata ‘Kufr’ Dalam Al-Qur’an: Pendekatan Analisis Semantik Kontekstual.” Jurnal Al-Fawa’id: Jurnal Agama Dan Bahasa 14, no. 2 (2024): 170–84.

Rahman, Taufik, Lola Pertiwi, and Ariyandi Batubara. “Hakikat Kebahagiaan Hidup: Konsensus Antara Al-Qur’an Dan Filsafat Stoikisme.” Jurnal Riset Agama 2, no. 3 (2022): 807–21.

Rifaldi, Muhammad. “Analisis Semantik Terhadap Konsep Al-Falah Di Dalam Al-Qur’an.” Jurnal Iman Dan Spiritualitas 2, no. 4 (2022): 539–50.

Sandimula, N S. “Analisis Semantik Atas Kata ‘Thayyibah’ Dalam Al-Qur’an. AL QUDS: Jurnal Studi Alquran Dan Hadis, 6 (2), 759,” 2022.

Sarifuddin, M. “Analisis Komponen Makna.” Realita: Jurnal Bimbingan Dan Konseling 5, no. 1 (2020).

Siregar, Hariyanto. “Konsep Pendidikan Akhlak Anak Terhadap Orang Tua Dalam Al-Qur’an Surah Al-Isra Ayat 23-25 Menurut Para Mufassir.” IAIN Padangsidimpuan, 2019.

Suhemi, Emi. “Semiotics in Qur’anic Interpretation: The Application of Semiotic Theory in the Tafsir of Jalalain, Ibn Kathir, and Al-Tabari on QS. An-Nur Verse 35.” El-Sunan: Journal of Hadith and Religious Studies 2, no. 1 (2024): 93–108.

Vawda, Muhammad Ishaaq. “Imam Ibn Kathīr and His Tafsīr : Tafsīr Al - Qurʾān Al - ʿAẓīm,” no. September (2024): 1–10.

Zulkifli. A. “Integrasi Makna Sosial Dan Ekspresif Dalam Kajian Semantik: Refleksi Atas Pemikiran John Lyons.” Jurnal Ilmiah Bahasa Dan Budaya 12 (2024).

Downloads

Published

2026-06-24 — Updated on 2026-06-24

Versions

How to Cite

Muhammad. (2026). PEMAKNAAN AL-FAWZ DALAM ALQUR’AN PERSPEKTIF TAFSIR IBNU KATSIR (KAJIAN SEMANTIK JOHN LIYONS). Al-Bayan: Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Hadist, 9(2), 235–254. Retrieved from https://stiqwalisongo.ac.id/ejournal/index.php/albayan/article/view/1859

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)