Naskah ini versi lama yang diterbitkan pada 2024-12-28. Baca versi terbaru.

Imalah Dan Taqlil: Studi Qira’ah Sab`Ah Kitab Fayḍu Al-Barakāt Fī Sab`I Al-Qirā’at

Penulis

  • Mohammad Farhan Nasrullah UIN MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG

DOI:

https://doi.org/10.35132/albayan.v7i2.805

Kata Kunci:

Imalah, Gaya Baca, Kitab Faydul Barakat

Abstrak

Al-Qur’an diturunkan kepada bangsa Arab sesuai dialek mereka. Hal ini bertujuan agar mereka dapat berinteraksi dengan Al-Qur’an sesuai dengan dialek mereka masing-masing hingga tercatat ada tujuh Qira’ah al-Qur’an yang sah (Qira’ah Sab’ah). Sebagai Qira’ah Mutawatiroh, Qira’ah Sab’ah memiliki perbedaan Qira’ah tersendiri khususnya dalam hal bacaan asing (gharib). Diantara bacaan gharib yang paling banyak ditemukan perbedaannya dalam Qira’ah Sab’ah yaitu terkait Imalah (Imalah Kubro) dan Taqlil (Imalah Sughra). Penelitian ini akan mengupas bagaimana bacaan Imalah dan Taqlil menurut sudut pandang Qira’ah Sab’ah dengan berlandasan kitab Qira’at Ulama Nusantara yaitu Kitab Fayḍu al-Barakāt fī Sab`i al-Qirā'at karya KH Muhammad Arwani Amin al-Qudsy (Kudus). Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pustaka (library research) dan  pendekatan yang digunakan untuk analisis datanya adalah analisis isi (content analysis). Adapun sumber data primer yang digunakan dalam penelitian ini adalah Kitab Fayḍu al-Barakāt fī Sab`i al-Qirā'at dan Kitab Qira’at lainnya. Sedangkan sumber data sekundernya menggunakan buku atau jurnal-jurnal yang relevan dengan penelitian ini. Penelitian ini menghasilkan temuan bahwa Qira’ah Hamzah dan Ali al-Kisa’i merupakan Qira’ah yang paling banyak menggunakan Imalah, Qira’ah Syu’bah banyak menggunakan Imalah pada huruf muqhatho’ah seperti Alif lam Ra’, Qira’ah Ibnu Amir sedikit menggunakan Imalah, Qira’ah Hafs hanya menggunakan Imalah pada surat Hud ayat 41, Qira’ah Qolun hanya sedikit menggunakan Taqlil, Qira’ah Warsy banyak mengunakan Taqlil dan hanya Imalah pada huruf ha ayat Ṭāḥā, Qira’ah Abu Amr terkadang menggunakan Imalah dan Taqlil, dan Qira’ah Ibnu katsir merupakan satu-satunya Qira’ah yang tidak menggunakan Imalah dan Taqlil.

Referensi

Al-Dāni, Abi `Amrū. al-Fathu wa al-Imālah, 1320.
Al-Dibbā`, `Alī Muhammad. al-Idā’ah fī Bayāni Usūl Al-Qur’an. Kairo: Matba`ah `Abdu al-Hamīd Ahmad Hanafī, 1938.
Al-Ifrīqī, Jamālu al-Dīn Ibn Manzūr al-Anṣārī al-Ruwayfi`i. Lisānu al-`Arab. Beirut: Dār Ṣādir, 1290.
Al-Jazāri, Syamsu ad-Dīn Abu al-Khayr Ibn. al-Nasyr fī al-Qirā’at al-`Asyr. al-Matba`ah al-Tijāriyah al-Kubra, 1435.
Al-Naysābūrī, Abu al-Husayn Muslim bin al-Hajjāj al-Qusyayri. Sahīh Muslim. Kairo: Matba`ah `Īsa al-Halabī wa Syarakāh, 1955.
Al-Qaṭṭān, Mannā` bin Khalīl. Mabāhiṡ fī `Ulūmi al-Qur’an. Maktabah al-Ma`ārif li al-Nasyr wa al-Tawzī`, 2000.
Al-Qudsyi, Muhammad Arwāni bin Muhammad Amin. Fayḍu al-Barakāt fī Sab`i al-Qirā’at. Kudus: Maktabah Mubārakah Ṭayyibah, 2001.
Al-Qurṭubī. al-Jāmi` li Ahkāmi Al-Qur’an. Beirut: Mu’assasah al-Risālah, 2006.
Anwar, Rosihan. Biografi KH. Muhammad Arwani Amin. Jakarta: Departemen Agama, 1987.
Azhari, Nurul Husna binti, Nur Nabilah binti Abdul Azis, dan Nur Murshidah binti Muhammad Shah. “Kaedah Bacaan Gharib dalam Al-Quran Mengikut Bacaan Imam Hafs An ‘Asim.” In E Prosiding Kertas Kerja: Konvensyen Kearifan Nusantara Ke-4 (ARIF 2023), diedit oleh Shumsudin Yabi, Maisarah Saidin, dan Zainora Daud. Negeri Sembilan: Penerbit USIM, 2023.
Hunawa, Rahmawati. “Bacaan Fathah, Imalah dan Taqlil dalam Perspektif Imam Tujuh (Qiraah Sab’ah).” In Memotret Multikulturalisme di Kota Seribu Gereja, diedit oleh Yuliana Jamaluddin dan Siti Aisa. Yogyakarta: Istana Publishing, 2019.
Krippendorf, Klauss. Analisis Isi: Pengantar Teori dan Metodologi. Diterjemahkan oleh Farid Wajdi. Jakarta: Rajawali Press, 1991.
Lisan, Ade Chariri Fashichul. “Tradisi Qira’at Al-Qur’an : Resepsi Atas Kitab Faidhul Barākat fī Sab’il Qirā’at Karya K.H. Muhamad Arwani bin Muhamad Amin al-Qudsi.” Misykat: Jurnal Ilmu-Ilmu Al-Qur’an Hadits Syariah dan Tarbiyah 3, no. 1 (2018).
Muhaysin, Muhammad Sālim. al-Qirā’at wa Aṡaruhā fiī `Ulūmi al-`Arabiyyah. Kairo: Maktabah al-Kulliyyāt al-Azhāriyyah, 1984.
Roziqin, Ahmad Khoirur. “Sejarah dan Proses Kodifikasi Qiraat Sab’ah: Melacak Warisan Penting dalam Tradisi Membaca Al-Qur’an.” Al-Bayan: Jurnal Ilmu al-Qur’an dan Hadits 6, no. 2 (2023). https://doi.org/10.35132/albayan.v6i2.432.
Ṣālih, Ṣahīh. Dirāsat fī Fiqhi al-Lugah. Beirut: Dār al-`Ilmi li al-Malāyīn, 1960.
Suryabrata, Sumadi. Metodologi Penelitian. 2 ed. Jakarta: Rajawali Press, 2013.

Diterbitkan

2024-12-28

Versi

Cara Mengutip

Farhan Nasrullah, M. (2024). Imalah Dan Taqlil: Studi Qira’ah Sab`Ah Kitab Fayḍu Al-Barakāt Fī Sab`I Al-Qirā’at. Al-Bayan: Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Hadist, 8(1). https://doi.org/10.35132/albayan.v7i2.805

Terbitan

Bagian

Articles