Sarasehan STIQ Wali Songo Situbondo Bahas Penguatan Tata Kelola LP2M dan Jurnal Bereputasi
Situbondo, 13 Agustus 2025 — Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Wali Songo Situbondo menggelar Sarasehan bertema “Penguatan Tata Kelola Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) dan Tata Kelola Jurnal Bereputasi”. Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber berpengalaman dalam pengelolaan publikasi ilmiah dan kelembagaan riset. Acara yang berlangsung pada Rabu (13/8) ini menghadirkan Abdul Basid, M.Th.I, Editor in Chief Jurnal Mushaf UNUJA Paiton (Sinta 2), serta Ahmad Zubaidi, M.Pd., anggota tim LP3M UNUJA Paiton, Kabupaten Probolinggo.

Dalam pemaparan materi, para narasumber menegaskan bahwa tata kelola yang baik menjadi kunci keberhasilan LP2M. Penguatan ini mencakup manajemen penelitian yang efektif, penjaminan mutu karya ilmiah, serta strategi meningkatkan reputasi jurnal agar mampu menembus indeks bereputasi nasional maupun internasional.

Abdul Basid menekankan pentingnya publishing ethics dan kedisiplinan dalam penerbitan. “Jurnal bereputasi dibangun bukan hanya dengan banyaknya edisi terbit, tetapi dengan integritas, konsistensi, dan kualitas naskah. Editor harus menjadi penjaga mutu, bukan sekadar penerima artikel,” ujarnya.

Ahmad Zubaidi menyoroti perlunya sistem tata kelola LP2M yang terukur dan berkelanjutan. “LP2M harus memiliki peta jalan yang jelas, standar operasional yang terukur, serta mekanisme evaluasi yang rutin. Tanpa tata kelola yang kuat, penelitian dan pengabdian akan berjalan tanpa arah yang jelas,” tegasnya.

Ketua LP2M STIQ Wali Songo menegaskan, kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas riset dan publikasi ilmiah kampus. “Kami ingin memastikan setiap penelitian di STIQ tidak hanya berkualitas, tetapi juga bermanfaat dan diakui di tingkat nasional maupun global,” ujarnya. Dengan terselenggaranya Sarasehan ini, diharapkan seluruh dosen, peneliti, dan pengelola jurnal di STIQ Wali Songo semakin memahami tata kelola lembaga riset dan strategi pengembangan jurnal, sehingga mutu dan reputasi akademik kampus dapat terus meningkat.




